DMU - Menurunnya Penglihatan Karena Usia
Nenek Kebayan merasakan penglihatannya terganggu. Gangguan dirasakannya terutama saat menyulam. Dulu, hasil sulamannya selalu rapi. Tapi belakangan ini, bisa dibilang jauh dari rapi. Bagaimana mau rapi, garis-garis yang sebenarnya lurus terlihat oleh mata seperti bergelombang. Selain itu, jika melihat jauh, bagian tengah penglihatannya tampak seperti kabur menggelap.
Keluhan ini mendorong nenek Kebayan untuk memeriksakan matanya ke dokter spesialis mata. Hasil diagnosis dokter, Nenek Kebayan dinyatakan mengalami DMU (degenerasi makula karena usia).
Apa itu DMU?
DMU menyebabkan gangguan atau penurunan ketajaman penglihatan sentral yang dialami oleh orang yang sudah berusia di atas 60 tahun.
Lalu, apa pula yang disebut makula? Makula adalah suatu bagian di tengah retina yang berfungsi dalam penglihatan sentral.
DMU memang jarang mengakibatkan kebutaan. Hanya saja, DMU bisa sangat mengganggu dan menimbulkan penurunan kualitas kehidupan sehari-hari penderitanya.
- Adapun bentuk-bentuk gangguan penglihatan yang diakibatkan DMU di antaranya adalah:
- Menurunnya ketajaman penglihatan sentral
- Terdapat daerah-daerah yang tidak jelas (kabur) pada penglihatan
- Garis-garis lurus jadi terlihat bengkok atau tepi benda menjadi bergelombang
- Berkurangnya penglihatan warna (warna memudar)
- Bercak hitam pada lapang pandang sentral
- Ketajaman penglihatan yang berubah-ubah dari hari ke hari.
Ada beberapa faktor yang meningkatkan risiko DMU antara lain:
- Ras (ras kulit putih lebih berisiko)
- Genetik (bila ada anggota keluarga misalnya nenek menderita DMU, maka resiko terkena DMU lebih tinggi)
- Hipotensi (tekanan darah rendah)
- Paparan sinar ultraviolet
- Kadar kolesterol tinggi.
Jenis DMU
Ada dua jenis DMU yaitu DMU jenis kering dan jenis basah.
Dalam hal ini, DMU yang kerap diderita adalah jenis kering. Sekitar 90 persen kasus DMU termasuk dalam DMU jenis ini.
DMU jenis kering ini menimbulkan penurunan penglihatan ringan yang terjadi secara perlahan-lahan. Karena terjadinya kerusakan pada lapisan epitel retina, maka sel-sel saraf penerima cahaya juga ikut rusak.
Selain itu juga terjadi penimbunan material kekuningan di bawah retina. Keadaan ini menimbulkan gangguan penglihatan yang bersifat ringan.
Walaupun demikian, kadang-kadang terjadi kelayuan sel saraf, sel epitel serta lapisan koroid yang luas, sehingga penurunan penglihatan menjadi cukup berat.
Berbeda dengan DMU jenis kering, DMU jenis basah hanya terjadi pada sekitar 10 persen kasus DMU.
Walau kasusnya sedikit, tapi akibat yang diakibatkan DMU jenis ini jauh lebih berat. Sekitar 90 persen dari seluruh gangguan penglihatan berat akibat DMU, disebabkan oleh DMU jenis ini.
DMU jenis ini dapat menyebabkan hilangnya penglihatan sentral secara mendadak.
Keadaan ini terjadi karena terbentuknya pembuluh darah abnormal yang rapuh dan bocor. Pembuluh darah baru yang abnormal ini berasal dari lapisan koroid, kemudian meluas sampai di bawah lapisan epitel atau menembus lapisan epitel retina.
Karena pembuluh abnormal ini bocor, maka cairan atau bahkan darah akan keluar dari pembuluh darah dan tertimbun di bawah retina, sehingga menimbulkan jaringan parut pada permukaan retina.
Keadaan ini menimbulkan bercak gelap atau kekaburan pada penglihatan sentral.
Belum ada obatnya
Sampai sekarang belum ada obat-obatan yang mampu memperbaiki DMU. Pada beberapa kasus diperlukan terapi sinar laser, tetapi hanya dapat dilakukan pada sebagian kecil saja dari kasus DMU.
Itu pun tidak mampu memperbaiki hilangnya penglihatan yang sudah terjadi, tapi hanya menunda atau menghambat terjadinya penurunan penglihatan yang lebih lanjut.
Seandainya itu terjadi, maka penderita harus menyesuaikan cara hidup atau mungkin perlu melakukan beberapa perubahan cara hidup agar bisa tetap hidup dengan aktif antara lain:
Memanfaatkan/menggunakan sisa penglihatan yang ada semaksimal mungkin. Caranya, gunakan penglihatan tepi (bila ingin melihat suatu objek, pandangan diarahkan ke sampingnya, bukan ke obyek itu, sehingga objek dapat terlihat), mata yang tidak sakit harus dikoreksi semaksimal mungkin, ubah hobi dengan sesuatu yang tidak terlalu mengandalkan penglihatan sentral yang cermat misalnya hobi menyulam diganti dengan hobi lain.
Mengemudi dengan aman. Bila terjadi kesulitan karena silau, gunakan kacamata gelap dan bila memang sudah kesulitan mengemudi, jangan mengemudi
Melakukan beberapa perubahan di rumah. Untuk mencegah terjadinya benturan, kebakaran, atau jatuh tersandung maka tingkatkan penerangan di rumah, pasang lampu otomatis pada pintu, singkirkan barang-barang yang menyebabkan tersandung, pasang rel pegangan pada gang, tangga, dan lain-lain, tanda off pada kompor gas diberi tanda warna mencolok.
Anda juga bisa memanfaatkan alat bantu, low vision aids. Alat ini dapat membantu untuk membaca dan meningkatkan penglihatan dekat. Bentuk alat bervariasi tergantung dari seberapa berat hilangnya penglihatan sentral, mulai dari kaca pembesar sampai mesin alat baca, yang memproyeksikan bacaan pada monitor sehingga tampak jauh lebih besar.
Foto: pixabay ; pngwing (ilustrasi edit)

