Rutinitas Harian Merawat Kulit Wajah
Lingkungan alam sekitar kita tidak selalu aman. Bahkan unsur-unsur lingkungan yang sebenarnya sangat bermanfaat untuk kehidupan manusia selalu mengandung sisi lain yang ternyata merugikan diri kita.
Misalnya saja, matahari yang sinarnya sangat berguna di saat-saat tertentu bisa menjadi faktor penyebab kerusakan kulit, mulai kekeringan dan keriput hingga kanker kulit.
Begitu juga dengan api di kompor kita yang betul betul dibutuhkan untuk memasak. Bersamaan dengan penggunaan manfaatnya itu panasnya pun bisa merusak kulit kita. Bahkan, sinar lampu konon dapat membuat kulit jadi kering dan cepat keriput.
Itulah fakta yang ada di sekitar kita, tapi tidak harus membuat para wanita menjadi takut keluar rumah atau memasak di dapur. Sebab pengaruh buruk itu dapat diredam dengan beberapa cara, mulai dari perawatan kulit Sampai melindungi diri dengan alat-alat bantu seperti payung atau topi.
Untuk mendapatkan kulit sehat dan mencegah penuaan dini, memang memerlukan usaha perawatan kulit yang intensif. Sebenarnya usaha itu sederhana saja. Tidak rumit dan sulit, namun seringkali para wanita dan lupa, atau kalaupun tahu mereka malas meluangkan waktu untuk itu.
Minimal, lakukan perawatan wajah harian rutin berikut ini:
- Merawat kulit muka dimulai dengan pembersihan menggunakan susu pembersih setiap pagi dan malam menjelang tidur
- Oleskan susu pembersih ke muka dengan gerakan melingkar lalu usaplah dengan kapas hingga bersih
- Lalu lanjutkan dengan sabun muka yang lembut karena saya yakin masih ada kotoran yang tersisa meskipun sudah menggunakan susu pembersih.
- Setelah itu, barulah membubuhkan tonik yang sesuai dengan jenis kulit Anda untuk menutup pori-pori.
Disarankan untuk tidak menggunakan pembersih two in one karena terlalu banyak unsur alkalinya. Juga sabun yang banyak busanya tidak mereka anjurkan.
Selain itu lakukan kegiatan memberi masker serta menghilangkan sel-sel kulit mati dengan scrub hanya seminggu sekali atau maksimal seminggu tiga kali.
Jangan menggunakan scrub setiap hari karena akan merusak kulit dan tidak memberi kesempatan pada kulit untuk menumbuhkan lapisan sel baru dan menyebabkan iritasi.
Pelembab, katanya, harus selalu digunakan sepanjang hari, meskipun Anda berada di dalam rumah. Hal ini karena di dalam rumah pun Anda biasanya melakukan kegiatan memasak atau berada di bawah sinar lampu.
Jangan lupa untuk membubuhkan krim mata pada pagi dan malam hari, menggunakan night cream atau krim malam.
Remaja usia 17 tahun harus mulai menggunakan krim mata agar daerah sekitar mata tidak cepat keriput.
Sebelum menggunakan bedak, terlebih dulu pakailah pelembab yang mengandung minimal SPF 15. Lalu bubuhkan foundation atau alas bedak secara merata. Foundation pun ada yang mengandung SPF.
Setelah keduanya dilakukan, barulah membubuhkan bedak.
Dalam pemakaian make up seperti eye shadow maupun pemulas bibir tidak selalu harus "mengikuti aturan", dengan warna senada. Seseorang tidak harus mengidentifikasi riasan dirinya pada make up orang lain, karena ia berhak menentukan apa yang terbaik dan pantas bagi dirinya.
Memberi sentuhan warna biru atau hijau tosca pada riasan berwarna dominan coklat di kulit sawo matang orang Indonesia, tentu sah-sah saja.
Jadi, lanjutnya, kita boleh saja mengabaikan "aturan-aturan" yang konvensional, mulailah pilih warna yang sesuai keinginan dengan diri sendiri, sesuai konsep diri.
Tentu saja pembubuhan warna kontras atau "tabrakan" harus disesuaikan dengan usia seseorang. Wanita 40 tahunan tentu kurang cocok menggunakan warna biru yang disapukan keluar mata. Namun riasan seperti itu dengan sapuan biru agak keluar mata-akan tampak pantas jika dikenakan para remaja yang enerjik.
Label: Kecantikan, Perawatan

0 Comments:
Posting Komentar
<< Home